Kumpulan artikel & copas ilmu NSR (Neo Speed Revolution)

Mungkin kasus seperti ini ada yang pernah dialami oleh beberapa NSR Riders...sedang enak-enaknya melaju cepat dengan tunggangan kesayangan, tiba-tiba NSR anda mati dan tidak bisa di sela atau dihidupkan. Apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi??Kenapa motor dengan teknologi tinggi yang di blok mesinnya tertulis HONDA RACING tapi ketika di geber pada kecepatan tinggi bisa ceket??Pastinya para insiyur Jepang sudah mengatisipasi hal seperti itu dengan memberikan kualitas part yang terjamin meski di geber pada putaran tinggi. Nah...kesalahan ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor dan minimnya perawatan serta pengetahuan akan NSR kesayangan kita.

oke mari kita lihat satu persatu apa penyebab motor NSR Riders ini bisa ceket...

1. Packing Head Bocor
Ada kemungkinan masuknya air radiator ke dalam blok mesin. yang menyebabkan air bisa masuk kedalam blok mesin adalah bocornya packing head motor anda. mungkin karena faktor usia, atau karena pada saat pembukaan head dan pemasangan terjadi kesalahan. Sehingga aliran air radiator tidak berada pada jalurnya. Hal lain yang menyebabkan packing head bocor adalah diawali dengan gear waterpump yang rusak. Biasanya kasus seperti ini terjadi pada generasi NSR type Single R dan RR Astra. Dengan gear waterpump yang rusak, maka otomatis air radiator tidak dapat bersirkulasi. Air dengan suhu panas di dalam radiator menjadi tertahan dan terjadi penguapan...itulah mengapa radiator NSR Riders selalu kekurangan air. Dengan tingginya suhu mesin (overheat), maka otomatis terjadi pemuaian pada packing head NSR anda yang lama kelamaan akan mengikis lapisan karet pada packing head dan menyebabkan kerusakan. Itulah kenapa packing head bisa bocor dan sekali lagi...air radiator menjadi masuk kedalam blok mesin. Bila air radiator sudah tercampur dengan oli...maka dapat dipastikan NSR anda akan ngadat...gejala ini ditandai dengan keluarnya air pada saluran pembuangan akhir atau yang biasa disebut dengan knalpot.

2. Kualitas Oli Samping
Jangan sekali-kali mencoba oli samping eceran atau dengan kualitas murah untuk diminumkan pada NSR anda. Karena NSR diciptakan dengan material-material berkualitas tinggi, baik itu seher ataupun dinding linear pada blok mesinnya. Hal ini menjadikan NSR adalah motor dengan kompresi tinggi dan membutuhkan pelumasan dengan kualitas oli yang cukup baik. Lebih disarankan untuk memakai oli samping dengan standarisasi synthetic atau full synthetic. Karena dengan kadar oli tersebut, dinding linear yang bergesekan dengan seher akan terlumasi sempurna dan pembakaran di ruang bakar pun akan lebih cepat. Hal ini juga akan berpengaruh pada tenaga NSR anda. Contoh oli yang baik digunakan pada NSR adalah Shell VSX atau Motul 510 untuk pemakaian harian. Dan jangan pernah sesekali memasukan oli mesin kedalam tabung oli samping...itu sama saja bunuh diri NSR Riders

3. Busi
Motor NSR adalah motor dengan kompresi tinggi. Maka dari itu diperlukan pula percikan api yang baik dari busi yang digunakan. Busi yang biasa digunakan pada NSR kita adalah dengan tipe BP7, BP8 atau BP9. Perbedaan dari ketiga busi tersebut adalah suhu yang akan diciptakan di ruang bakar. Semakin rendah angka pada busi menandakan busi tersebut semakin panas...sedangkan BP9 itu biasa dikenal dengan istilah busi dingin. Pada pemakaiannya tentu disesuaikan dengan keadaan lingkungan dan karakter mesin. Pada NSR SP misalnya, di tangki tertulis penggunaan busi BP9 only. Meskipun tertulis dalam bahasa 'cacing' Thailand, tapi jelas disebutkan bahwa motor ini disarankan memakai busi dengan tipe BP9 atau busi dingin, karena kompresinya yang tinggi. Lalu bagaimana bila NSR SP memakai busi panas??Maka yang terjadi adalah rusak atau pecahnya kepala busi karena suhu yang terlalu panas pada mesin, dan ini yang sangat membahayakan. Apabila pecahan kepala busi tersebut masuk kedalam ruang pembakaran atau blok mesin, maka yang terjadi adalah...KITA AKAN NANGIS DARAH NSR RIDERS! (lebay)...Selain akan merusak dinding linear pada blok mesin, tentunya akan membuat seher menjadi macet dikarenakan ada benda asing yang masuk. Sesuaikan juga dengan lingkungan dimana anda tinggal. Misalkan anda tinggal di lingkungan yang dingin, maka cocok apabila menggunakan busi dengan tipe BP7 atau busi panas. Namun apabila anda tinggal di daerah yang panas dan sering terjadi kemacetan...disarankan memakai busi yang lebih dingin (BP8). Apabila anda tinggal didareah yang suhunya dingin dan anda memakai busi dingin (BP9), maka yang akan terjadi adalah NSR anda akan berebet...bet...bet alias tidak mau lari.

4. Setelan Oli Samping dan Setingan Karburator
Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan atau kondisi motor ceket, coba kita melihat pada setelan oli samping NSR kita. Posisinya terletak pada boks di atas crankcase sebelah kanan. Buka boks dengan menggunakan kunci T ukuran 8. Setelah dibuka, akan terlihat setelan oli samping berbentuk drat yang dapat disetel menggunakan kunci pas 10. Pada posisi oli samping normal...maka drat akan terlihat setengah bagian diluar dan setengahnya lagi berada di bagian dalam. Atau lebih mudahnya, setelan akan menyisakan 3 drat pada bagian luar. Namun apabila seluruh drat berada di bagian dalam, maka dapat dipastikan motor anda dalam kondisi pelit oli samping alias irit. Tentunya hal ini sangat membahayakan bagi kesehatan motor kita NSR Riders. Bisa dibayangkan kinerja mesin dengan kompresi tinggi tapi asupan oli samping sangat rendah. Dan yang akan terjadi adalah hawa mesin akan terasa lebih panas, serta terdengar suara-suara mesin terasa agak kasar dari biasanya. Celakanya bila di geber pada kecepatan tinggi, dimana kerja seher turun naik akan semakin cepat tetapi pelumasan yang masuk sangat sedikit, maka bisa dipastikan motor anda akan ceket NSR Riders. Maka dari itu buat anda yang suka geber-geberan atau memacu NSR dengan kecepatan tinggi, disarankan untuk memboroskan oli samping anda. Hal ini juga berlaku untuk touring jarak jauh, karena kinerja mesin akan lebih lama dari biasanya. Ada satu kasus yang mungkin pernah juga dialami oleh NSR Riders..."oli samping saya sudah diborosin tapi kenapa masih ceket??tuh buktinya banyak asap yang keluar...". Seyogyanya NSR riders,yang harus paham betul kondisi motor NSR kita adalah kita sendiri. Tadi sudah dibahas mengenai posisi oli samping dalam keadaan normal atau irit. Sekarang mari kita cek sendiri dengan tangan dan mata kita...lihat apakah betul setelan oli samping NSR kita benar pada posisi boros??kalau terjadi banyak asap pada knalpot, sedangkan posisi oli samping kita pada setelan irit...maka dapat dipastikan lambat laun motor anda akan mengalami ceket NSR Riders. Karena kepulan asap yang banyak itu bisa diakali dengan setingan pada karburator motor anda. Putaran angin diperkecil sedangkan putaran langsam diperbesar...jadi motor selalu berada seperti dalam keadaan di cuk. Dimana kalau pada saat anda men-cuk motor anda, kepulan asap akan terlihat banyak bukan?? Efek dari setingan seperti ini akan menghasilkan tarikan atau respon yang cepat (biasa dikenal dengan setingan kering), akan tetapi kondisi motor anda juga dipastikan akan cepat ceket karena kurangnya suplai oli samping ke ruang pembakaran...logikanya, kalau mau semakin kencang ya semakin boros.
Mungkin anda memiliki seorang mekanik terpercaya...yang paham betul kondisi motor anda. Tetapi yang harus disadari bahwa kita juga perlu mengetahui kondisi motor kita. Karena bila anda tidak paham dengan kondisi motor anda, maka anda hanya akan dipermainkan oleh orang lain yang mencoba mencari keuntungan dari anda. Ironisnya dengan keberadaan spare part NSR yang sulit didapatkan dan mahal harganya...kita tidak benar-benar perduli dengan keadaan motor kita sendiri. Sayangilah NSR anda NSR Riders, karena kalau bukan kita yang melestarikannya...siapa lagi??

From: http://triatmono.wordpress.com/
---------------------------------------------------------------
Step By Step Modif NSR mantap:

Step 1: Mainin pilot/main jet aja sm ganti knalpot
Step 2: Porting blok, ganti karbu/reamer, ban, velg
Step 3: Modifikasi/ganti pengapian (CDI/koil racing dll), suspensi
Step 4: Ganti ratio, bearing2 hi-speed
Step 5: Ganti MC28 !!! haha
---------------------------------------------------------------
Oli Recommended
shell advance 4T ultra fully synthetic (Oli Mesin)
silkolene 4t pro full synthetic (Oli Mesin)
castrol A747 full synthetic (Oli Samping)
motul 800 factory line road racing double ester (Oli Samping)
silkolene pro 2 (Oli Samping)
valvoline synchamp 2T full synthetic (Oli Samping)
Idemitsu Eco Full Synthetic (Oli Mesin)
Idemitsu Semi synthetic warna merah bau kayak sirup manteb nih (Oli samping)
---------------------------------------------------------------
Pasang kipas angin bro tp posisi kipas angin menghadap ke blok mesin jd dikasih ripet di radiator dan posisi kipas angin menghadap ke blok head, pakai stop kontak tambahan.

---------------------------------------------------------------
List part fast moving motor yang bisa disubsitusikan ke NSR:
- Kampas Rem : H.Supra X, S.Tornado, K.Ninja
- Busi : K.Ninja, Y.RXZ/RZR, S.RGR, S.Satria120
- Karburator Kit : K.Ninja R
- Disk Blkg : H.Supra X
- Aki/accu : Y.RX King, K.Ninja
- Handle kopling/rem : H.GL-Pro
- Seal Shockbreaker Depan NSR-R : H.Mega Pro
- Kabel Kopling : H.GL-Pro, H.Mega Pro, H.Tiger(ada besi deket tuas),K.Ninja
- Tutup Tangki NSR R : H.CBR150, Minerva150
- Karet footstep : H.CBR150, Minerva150
- Packing Knalpot : Y.Scorpio
- Kampas kopling : K.Ninja R, Y.Scorpio
- Kabel RPM : Kabel spido H.Grand
- Kabel Spido : H.Tiger, H.Supra
- Sil Waterpump/mekanikal :K.Ninja
- Gigi Nanas Speedometer(di tromol depan) : H.Supra, GL-Pro
- Kiprok NSR-R : Honda Tiger, S.Thunder 125 (PnP experimental since December 2009)
- Laher Bambu Piston: K.Ninja Super Kips, Y.RX king
- Pen Piston : Y.Scorpio.
- Baut Drat Kebalik RC : Super Kips punya K.Ninja
- Tutup Radiator NSR-R: Suzuki Katana (ND)
- Bushing Gearblkg : H.Tiger CW (harus beli 2pak soalnya std tiger isi 4,NSR 5)
- Gear Depan 520 : H.Tiger
- Gear Depan 428 : Mega Pro
- Seal Gear : H.Mega Pro
- Seal Persneling : H.Mega Pro
- Komstir : R/RR = GL PRO, SP = CBR

from: KNOWN (Kaskus NSR Owner)
---------------------------------------------------------------
Nah, kipas anginnya biasanya pakai yg buat komputer/ bs jg yg punya Jupiter MX (gw pake yg punyanya MX kenceng banget anginnya, temperatur cepet jg turunnya)
Posisinya bukan kayak yg posisi kipas angin mobil menghadap radiator, karena tak membantu temperatur turun, jd menghdap blok head bro.
Soalnya beda bro; kipas angin mobil gede, klo yg ini kecil
---------------------------------------------------------------
NSR SP: main jet 152, pilot jet 42
NSR RR Astra: main jet 135, pilot jet 42
NSR R: main jet 130, pilot jet 40

kalo pakai knalpot racing harus liat dari karakter dan volume knalpotnya. ngak bisa berpatokan dengan angka pilot jet dan main jet. paling gampang sih dengerin suara mesin sama liat asap knalpotnya, klo asapnya biru tandanya campuran bensinnya byk. atau bisa juga berpatokan warna sisa pembakaran di busi.
---------------------------------------------------------------
1. Cek stelan anginnya (air screw). Tahan gas di RPM 4000, kalo cenderung turun di bawah 4000, setel air screw sampe rpm stabil di putaran 4000. Apabila pake stelan angin tidak dapat, naik atau turunkan angka PJ untuk mencapai kestabilan di rpm 4000, kalo udah, test running. Kalo terlalu lean/ kurus, napasnya gak panjang di putaran bawah naikkan 1 angka PJnya, kalo terlalu rich/ kaya, turunkan 1 angka PJnya.
2. Cek main jet, tahan RPM di 8000 lalu mainkan ke RPM 10.000 lebih. Kalo pergerakan rpm lambat (naik turunnya antara rpm 8.000 ke >10.000) cari angka MJ yg membuat naiknya rpm cepat. Test running, apabila napasnya kurang (mbrebet/ngok) tinggal naikin ato nurunin 1 angka.
---------------------------------------------------------------
Tentang Gir

NSR R 15/39-520
mending 428. Depan pk megapro 14, blkg GL100 37, rante pk 428 ninjar r, total krg lbh 200rb
---------------------------------------------------------------
Cek RPM Speedo

buka dulu yg di spido, nyalain mesin muter ga, klo muter bisa jd speedo rusak, tp klo ga and kabel spido ga putus cobak buka bak kanan, di cek gir2 dlm na, ini cuma saran lbh baik ganti kabel rpm ato spido yg asli pny sp, pake mtr lain mang bisa tp jadi nya kepanjangan, and itu yg buat kabel spido or rpm cepet rusak, ya kecuali motornya jarang di pake

Post a Comment